Your Login Details


I hate being grown up

Selama hidupku hingga sekarang, aku masih menganggap diriku anak kecil. Aku lebih senang main sama anak kecil ketimbang bergaul sama orang-orang yang lebih tua. Awalnya aku sebal karena setiap pergi kemana-mana sekarang aku sudah di panggil Pak, emang aku sudah terlihat tua apa ya? Aku baru 20-something dan belum menikah, I prefer to be called mas (sama parahnya sih tapi mendingan).

Walaupun tidak melulu membosankan menjadi orang dewasa, tapi aku suka dibikin bingung sendiri karena aku harus memutuskan semuanya secara sendiri, aku sepertinya terrbiasa di atur oleh orang tuaku, minta ini-itu sama orang tuaku, dsb. Dan sekarang setelah aku dewasa, aku benci harus berdiri on my own foot.

Walaupun begitu, menyenangkan juga jadi orang dewasa karena aku bisa beli mainan sendiri, mainan yang mahal-mahal yang biasanya gak bakal dibeliin oleh orang tuaku walaupun aku minta bertubi-tubi. *bum dum pis*


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.