Your Login Details


Harry Potter Ke 7

Buku Harry Potter ke 7Udah lama, lama sekali sebenarnya aku membeli buku novel ini. Tapi baru kali ini aku niat menulis pengalamanku ketika membaca novel super tebal ini.

Semuanya berawal ketika bos ku (yang jarang masuk), tiba-tiba masuk dan memanggilku keruangan kantor. Di sana dia menanyakan hal-hal standar mengenai pekerjaanku. Di lalu memberi tahuku mengenai website toko buku online yang katanya dia bagus sebagai referensi pekerjaanku, nama websitenya bukabuku.com.

Pertama kali ku buka aku terkesan dengan tampilannya yang simple dan sederhana sama seperti amazon.com tapi ini khusus jual buku aja. Aku browse toko onlinennya dan ternyata lengkap juga koleksi bukunya, hingga suatu wakt aku mencari buku Harry Potter ke 7 versi Indonesia dan langsung ketemu (Ya iya lah, kan ada fungsi searchnya)

Beberapa hari kemudian aku memutuskan untuk mencoba website itu sambil membeli buku Harry Potter itu. Hari itu hari rabu satu bulan yang lalu. Cara checkout websitenya cukup standar dan diakhir checkout ada pilihan pilih bayar transfer atau saat sampai. Aku pilih saat sampai mengingat ini pertama kalinya aku mencoba.

Amazingnya, proses konfirmasi hanya lewat email saja tanpa telpon-menelpon. Aku suka ini, karena servisnya mirip toko online luar negri, telpon-menelpon hanya terjadi kalau dalam keaadaan gawat (misal pesanannya tidak datang-datang juga).

Keesokan harinya tukangnnya datang, dan untung saja aku sudah mempersiapkan kulit kerangku untuk dibayarkan ke kurirnya. Malam hari setelah pulang kliah, aku melihat paket itu, rapih dibungkus kertas kado diikat pita warna biru dan disisipi pembatas buku warna biru bertuliskan bukabuku.com. Ini satu-satunya paket menarik yang pernah aku terima, ditambah lagi aku mendapatkan souvenir tas Harry Potter yang kukira itu hadiap dari mereka juga.

Aku tidak serta merta membaca buku itu, baru pada hari sabtu malam aku mulai membaca buku itu. Malam-malam selanjutnya seperti dibuat kebiasaan, aku membaca satu bab per malam. Ada kurang lebih 30-an bab kalau tidak salah, pikirku aku kan menyelesaikannya selama sebulan.

Tapi entah kenapa makin hari makin bertambah bab yang aku baca, hingga malam terkahir sebelum aku menamatkan buku itu, aku membaca langsung kurang lebih 10 bab hingga lewat tengah malam. Wal hasil buku setebal lebih dari 1500 halaman itu ahanya aku selesaikan dalam 2 minggu, rekor tercepat membaca Harry Potter.

Well, ceritanya sendiri sebenarnya bisa tertebak semuanya, tapi ada saat-saat aku tidak menduga akan berjalan begitu ceritanya, kasihan juga si Snape, walaupun aku sudah menduga dia orang baik. Namun akhir ceritanya yang aku tidak suka, karena terlalu standar. Semuanya menjadi tua dan memiliki anak, yah ini seperti akhir film drama romantis yang bikin aku sedih karena tau tidak akan ada sequelnya lagi.

Well that's it, image-nya after aku menemukan koleksi fotoku di Flickr.


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.

 

 

Comment
poqwZRnZSZxTtDoi
Thu August 25, 2011, 18:23:19
God help me, I put aside a whole afetnroon to figure this out.