Your Login Details


Tukang Minta-minta kok punya ....

Aku sih gak keberatan kalo ada pengamen ngamen di depanku, apa lagi kalo pengamen tersebut berusaha sekuat mungkin bermain musik dengan bagus walaupun dengan suara yang terkadang pas-pasan dan gitar yang sudah usang. Terkadang malah aku senang kalau ada pengamen seperti itu, sangking senangnya aku bisa ikutan ngasih 0,5 atau 1 kulita kerang buat mereka. Terkadang malah merasa sepertinya terlalu sedikit ngasihnya.

Pengamen memang bisa dikategorikan sebagai peminta-minta (sama seperti penyanyi, group dan band), tapi sebenarnya tidak juga, karena mereka memberikan jasa menghibur ke kita. Kalau kita suka kita bisa menyumbangkan sedikit kulit kerang kita tapi kalau tidak suka ya dihiraukan saja.

Beda dengan pengemis yang hanya duduk di sepanjang trotoar atau jembatan penyebranan. Tapi mereka sifatnya tidak memaksa dan terkadang mereka itu memang benar-benar orang yang berkekurangan, semisal buta, sudah tua atau cacat fisik.

Ada juga peminta-minta yang berkeliaran di bis-bis, mereka tidak mengamen atau memberikan jasa apapun kekita, namun mereka hanya berkata-kata yang sebenarnya bernada agak mengancam. Nah tadi pagi ada tuh tukang minta-minta, masih muda sekali sehat walafiat gak kurang satu apapun. Dia bahkan pakai anting dan bertato yang menunjukkan dia semacam preman.

Awalnya aku kira dia kondektur bus, namun setelah beberapa lama akhirnya di berkata-kata juga. Mungkin kalau dia menjadi pengamen orang pasti mau memberikan sedikit dari kulit kerang mereka, tapi dia hanya berkata dengan kata-kata khas pengemis bus kota. Kebanyakan orang memang tidak memberikan sumbangan karena memang tidak pantas dia meminta-minta. Dia masih muda dan sehat, seharusnya dia bisa mencari pekerjaan.

Tapi yang bikin aku kesal adalah tepat didepan mukaku dia mengeluarkan handphone yang disebunyikan dibalik kaosnya yang tergantung dilehernya. Do'oh, pengemis kok punya HP yang berarti menunjukkan dia mampu karena setidaknya dia harus mengisi ulang pulsa telponnya yang pasti didapatkan dari minta-minta. Dan untuk apa pengemis punya HP apalagi masih muda, pasti buat nelpon cewe'-nya. Apakah itu penting?

Intinya memang jangan pernah ngasih uang ke pengemis apa lagi pengemisnya model preman dan masih muda seperti yang aku ceritakan.


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.