Your Login Details


Di suatu hari yang cerah, tiba-tiba aku di kejutkan oleh suara memanggil dari belakang bukit. Nampak di sana seseorang melambai-lambai sambil memanggil namaku. Orang itu nampaknya baru tiba di bukit itu  beberapa saat sebelumnya. Setelah aku memicingkan mataku berusaha membiasakan mata terhadap cahaya mata hari yang datang dari arah orang tersebut, akhirnya kau dapat melihat ternyata dia pamanku.

Aku bersegera beranjak berdiri dari tempatku duduk, aku sedang melihat-lihat pemandangan sekitar saat itu sambil mendengarkan suara hebusan angin yang sejuk. Aku bergegas berjalan ke arah orang tersebut.

Dalam suatu gubuk kecil tepat di sebalah orang tadi berdiri, telah duduk orang tersebut menanti kedatanganku sambil membaca koran dan mendengarkan radio yang sudah cukup tua. Orang itu lalu mulai berbicara tentang pengalamannya mengembara. Baru-baru ini dia memang baru kembali dari pengembaraannya. Aku hanya mendengarkannya sambil tersenyum dan sesekali menampilkan muka serius.

Lalu tiba pada suatu kalimat dimana orang tersebut mengajakku untuk melakukan pengembaraan bersamanya. Aku mulanya tidak menjawab apa, teringat dengan kebun kol yang baru aku tanam dan kelinci-kelinci mungil yang baru saja dilahirkan oleh kelinci peliharaanku.

Lalu dia mulai mengeluarkan kata-kata yang berbunga dan membuatku agak mendengarkan, dia menjanjikan aku sebuah kuda untuk aku tunggangi dan perbekalan yang cukup selama pengembaraan nanti. Aku sebenarnya mau tidak mau akan menerima tawarannya, mengingat sela ini dia yang selama ini membiayai kegiatan berkebunku dan memelihara kelinci.

Dan akhirnya dia menawarkan aku bawah pengembaraannya tidak akan berlangsung lama, tiap minggu kita akan pulang dan melihat keadaan kebun kol dan kelinci peliharaanku. Aku tidak bisa berkata banyak kecuali menunduk sambil tersenyum sambil akhirnya kau keluar dari gubuk itu lalu kembali ke tempat aku duduk tadi.

Entah berapa lama kejadian itu sudah berlangsung, akan tetapi ajakan mengembara oleh orang tersebut belum juga terealisasi, katanya kereta kuda yang akan kita naiki belum jadi perlu dipasang ini itu terlebih dahulu. Sampai akhirnya kemarin dia kembali menegaskan bahwa minggu depan kita akan memulai pengembaraan kita.

Akankah itu akan terjadi?

 


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.

 

 


nyurian
Comment
Re:
Fri August 29, 2008, 02:33:26
jadi, eluw pindah kerja ato cuman pindah tempat kerja gung?
wkwkwkwkkwk

http://nyurian.wordpress.com/