Your Login Details


A Liar

Seseorang yang aku kagumi (syak) meneleponku tadi pagi, biasa dia memang selalu menelpon tiap pagi cuman jarang aku yang angkat walau nelponnya ke nomer hp ku. Pagi ini aku (jarang-jarang) mengakat telponnya.

syak: Assalamualaikum
aku: Waalaikumsalam
syak: ....
aku: ...
syak: eh, gimana **** kamu
aku: (hehehe, cengegesan) belum, masih lama - bohong
syak: jangan ****, ntar keburu ****
aku: nggak ko, masih **** (cengengesan) - bohong
....

Mudah sekali untuk berbohong, mungkin aku salah satu orang yang sering berbohong namun orang tidak pernah mengetahui mengingat keprobadian ku yang tenang. Aku bahkan bisa menerima kabar buruk sekalipun dengan wajah tenang tanpa menunjukkan emosi. Aku bahkan bisa merubah emosiku dalam hitungan detik. (No, I'm not a psycho. I wish I were, 'couse life would be easier for me).

Aku tahu aku tidak bisa menutupi selamanya, karena tanda-tandanya mulai kelihatan, karena aku mulai terlihat mencurigakan.


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.