Your Login Details


Sate Jakarta

Hari ini tidak seperti biasanya aku bangun pagi, walaupun bangut sangat pagi aku tetap tiduran di kamarku menunggu adzan subuh datang. Ntah kenapa badanku terasa pegal-pegal, mungkin karena semalaman aku menahan pipis. Akhirnya aku beranjak keluar dari kamar mandi ku untuk buang air kecil. Tak kusangka perasaan kantung masih merajai diriku, akhirnya kau menyerah dan betul-betul berbaring lagi di kasurku. 

Beberapa menit kemuadian adzan menyaut dan akhirnya aku menurunkan tahta kantuk dan bergegas ke kamar mandi lagi untuk cuci muka lalu wudhu lalu sholat subuh dan lalu nonton film kartun.

Hari ini tidak seperti biasanya, karena hari ini adalah hari pertama aku kuliah lagi. Kuliah malam di UI. Aku-pun bermain DS-ku sebentar lalu diikuti dengan sarapan pagi. Tidak seperti biasanya lagi aku mandi sebelum jam 7 pagi.

Akhirnya aku selesai bersiap-siap kekantor sekitar jam 7.15, seperti yang aku ketahui jam di rumahku lebih cepat 15 menit dari jam semestinya, makanya aku kegirangan karena pasti aku datang pagi kekantor.

Hari ini aku agak bermalas-malasan kekantor dengan menaiki bus umum, biasanya sih aku lebih bermalas-malasan lagi dengan menaiki sepedaku tapi karena hari ini aku kuliah aku tidak bisa naik sepedahku.

Ternyata semakin pagi udara di Jakarta semakin segar, baru saja aku keluar dari jalan masuk rumahku sudah banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang yang menambah segar udara hari ini. Tak henti-hentinya aku melihat motor yang tertib kebut-kebutan di jalan yang sempit, dan tidak lupa pula klakson yang bersautan yang lebih merdu kicauan burung. Aku bersyukur burung-burung itu sudah tidak berkicau lagi.

Beberapa saat kemudian bus 609 yang akan aku naiki terlihat juga. Asik ternyata penuh jadinya ku bisa santai berdiri. Tapi aku heran ada juga orang yang sepertinya menyerobot untuk duduk, padahalkan lebih nyaman berdiri.

Beberapa menit kemudian bus yang ku naiki tiba di jalan yang besar, udara semakin bertambah segar, jika ku lihat dari kejauhan suasanyanya sangat menyenagkan, tampak kabut putih dan hitam menyelimuti kota Jakarta, tidak pernah aku lihat suasana Jakarta sesejuk ini. Tidak seperti kalau sedang lebaran dimana kendaraan sangat jalan berkeliaran sehingga udara jahat O-2 berkeliaran.

Tidak lupa juga wewangian dari asap rokok bertebaran dimana-mana bikin dadaku tambah lega. Aku kira dengan datang ke kantor pagi-pagi udarakan terasa menyesakkan namun sebaliknya udara nampak sejuk menyenagkan, di tambah ternyata semakin pagi kendaraan yang berkeliaran semakin banyak, menambah kandungan CO-2 di udara yang baik untuk tubuh kita.

 

 


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.