Your Login Details


Jakarta's Flood, Part 1 - The Beginning

Rabu, hari ini pagi-pagi aku sudah bangun guna mengerjakan proyek elex yang deadlinenya hari ini. Pagi-pagi jam setengah lima aku berusaha bangun dan mengerjakan sedikitlagi flash yang belum ku kerjakan. Pagi mulai muncul diiringi hujan rintik-rintik. Akhirnya aku berhasil menyelesaikan proyekku walau pasti masih ada perbaikan nantinya, yang penting aktivitasnya sudah selesai semua.

Hujan mulai mereda saat aku beranjak dari komputerku untuk sarapan. Aku berusaha secepat mungkin memakan sarapanku. Waktu menunjukkan pukul tujuh pagi hari dan aku harus cepat-cepat berangkat. Sesudah sarapan aku pergi mandi, jam setengah delapan pagi aku berangkat ke elex hujan sudah reda dan aku berangkat ke elex dengan menggunakan ojek agar lebih cepat.

Setengah jam kemudian aku sampai di elex, aku bercakap-cakap hingga pukul setengah sembilan dimana seharusnya kantorku sudah masuk. Di luar terdengar hujan turun rintik-rintik. Mereka (orang elex) meminjamkan aku sendal jepit dan payung agar aku tidak kebasahan. Pada awalnya aku tolak, tapi ternyata berguna juga pada akhirnya. Aku meninggalkan elex dan pergi ke kantor dengan menggunakan mikrolet 09.

Hujan mulai mereda takkala aku turun dari mikrolet dan berganti menaiki bus metromini 70. Aku mendapatkan tempat duduk di dekat pintu depan dimana angin berhembus dengan segar akibat hujan yang turun tadi. Selama perjalanan hujan mulai mereda dan turun kembali dengan cepatnya. Tiba waktunya ku turun dari bus dan berjalan ke arah kantorku. Hujan rintik-rintik mulai terasa, aku mempercepat langkahku karena ku sudah pasti telat masuk kantor.

Tak lama kemudian aku sampai dikantor telat lebih dari satu jam dari jam masuk seharusnya. Tak lama kemudian hujan besar turun hingga jam 12 nantinya. Namun ketika hari beranjak sore hujan berhenti sama sekali.

Sore hariinya aku pulang, jalanan masih normal walau tadi siang hujan deras turun. Aku pulang dengan tepat waktu sebelum maghrib tiba aku sudah sampai rumah.


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.

 

 

Comment
Very informative blog
Mon August 30, 2010, 16:46:22
Well, the post is actually the sweetest on this deserving topic. I agree with your conclusions and will eagerly look forward to your incoming updates. Just saying thanks will not just be adequate, for the wonderful clarity in your writing. I will at once grab your rss feed to stay informed of any updates. Good work and much success in your business endeavors!
Comment
FVSqpaeyTdXJbfTxm
Fri August 26, 2011, 13:17:16
And I thought I was the sienslbe one. Thanks for setting me straight.