Your Login Details


Apa yang terjadi kalo aku naik angkutan umum

Telah 2 hari aku naik kopaja 609 ke kantor, mengingat badan masih belum sembuh banget dari penyakit fluku. Tapi kewajiban musti harus dijalankan juga walau badan masih terasa pegal akibat sakit.

Ada beberapa rutinitas sebelum aku berangkat kerja, tapi aku langsung tancap sesudah habis mandi dan "dandan". Setelah terlihat rapih baru aku pake sepatu, tak lupa gendong Kamila sebentar, soalnya dia suka ribut kalo ada yang pergi.

Karena aku naik angkutan umum maka aku berjalan ke gang di depan. Tepat setelah keluar dari (yang di deket rumah), wuss, dari kejauhan terlihat kopaja 609 melintasi jalan besar di sana. "Yah, mesti deh kaek gini".

Aku pun dengan perasaan agak keki berjalan ke depan gang. Sudah di depan gang, tapi kok kopajanya tidak muncul-muncul. Kejadian ini selalu terjadi, yang parahnya kemarin sampi musti menunggu 15 menit sampai kopaja berikutnya datang. Dan sudah dapat di pastikan kopajanya penuh sesak oleh penumpang.

Walhasil, pasti aku selalu telat kalo naik kopaja, mana kalo berangkat ke kantor sukanya jam 8. Hehehe,


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.