Your Login Details


A Man Can Cry (Part II)

Ini mungkin akan membuat diriku terkesan cengeng, tapi memang itu tujuan di postnya entry ini. Seorang pria pun dapat menangis.

Hari itu sabtu 6 Januari 2007, tak kala sampai di rumah sehabis makan malam bareng temanku. Aku mulai berfikir, besok orang tuaku akan pergi lagi ke Padang. Mereka rencananya akan pergi pada pukul 4 pagi pada hari minggu tanggal 7 Januari.

Malam itu aku hampir tidak tidur, selain menonton film tengah malam yang lumayan bagus, aku sepertinya tidak ingin melewatkan saat ini. Salah satu saat tersedih dalam hidupku. Aku memikirkan kepergian orang tua ku besok, semakin dipikir semakin sedih saja aku,

Satu tambahan lagi yang membuat ku cemas dan sedih adalah sekarang musim hujan di mana cuaca tidak bersahabat ditambah lagi mereka menggunakan pesawat Adam Air.

Baru-baru ini ada pesawat Adam Air yang hilang karena cuaca buruk dan masih belum diketemukan sampai sekarang. Selama semalaman itu aku memekirkan hal-hal yang buruk.

Waktunya pun tiba sudah jan 3 pagi, Ibuku sudah terbangun dari tidur. Ternyata begadang semalaman membuat ku capek, jadi tiduran sebentar. Jam 4 suara ribut terdengar diluar, ternyata taksinya sudah datang. Ibuku membangunkan aku dari tidur ayamku. Ketika keluar, aku melihat Bapakku masih mandi. Akupun memasukkan koper mereka ke dalam bagasi taksi.

Kali ini aku tak mengantar mereka, selain masih subuh, dan bolak balik naik taksi cukup memakan biaya. Akhirnya saat itu tiba. Bapak ku sudah selesai berpakaian, aku melihat Ibuku menangis ketika berpamitan ke Kamila yang masih tidur, aku pun ikut merasa sedih.

Walau sedih aku tidak mengeluarkan air mata, ketika berpamitan dan mengantar mereka ke taksi. Saat taksi itu pergi ke hampaan muncul sekejap, rumah ini akan terasa sepi.

Sehabis itu aku langsung tidur lagi, yang ternyata cukup manjur untuk menghulangkan kegelisahaan. Pukul 7 pagi mereka menelepon mengabarkan mereka sudah sampai di Padang, perlu 5 jam lagi untuk ke tempat mereka. Mendengar kabar itu aku menjadi lega dan sore pukul 6 mereka mengabarkan sudah sampai ke tempat penginapan mereka.


The Comments

Write a comment

  • Required fields are marked with *. (do'oh)

Type your name here, but it not necessary, because I had anticipate your lazy hand.

Yes, you can leave it empty. It's not like that I'm going to write you an email. But if you do, I will display your Gravatar.

It's unnecessary to provide your blog url, but here it is. Use this format: http://www.dwaan.com.

You're encourage to write a subject. Well if not, I'll give some nasty and ugly subject to your comment.

You really have to write your comment below, it's required. I mean, you want to write a comment wont you?.

If you have trouble reading the code, click on the code itself to generate a new random code.

Sorry, I don't trust you are human. Please type those funky words to prove you are a human.