Your Login Details


Blogosphare

Professor Layton and the Curious Village

By DwAN on 22-Feb-08 13:53. Comments (1)
Tags:

Profesor Layton and the Curious Village Boxart Jeng-jeng, udah pernah belum main game ini? Pasti belumkan? Liat deh Jeng, game ini seru banget.

Kekeke, mungkin kalau aku tante-tante arisan bakal kaek gitu komentarnya. Well, game ini akhirnya aku pesan juga dan menjadi game pertama yang aku beli di tahun 2008.

Game ini menurut interweb merupakan game puzzle dengan di selipin animasi. Aku suka sama tampilan gambarnya karena mengingatkan kartun klasik dari Eropa yang penuh petualangan.

Game ini bakal sampai sekitar 2 minggu lagi. Aku sempat tanya di dua tempat penjual game, yang satu ngejualnya 400 kulit kerang (pasti ambil untung) dan yang satunya lagi ngejual 375 kulit kerang. Ya aku pilih satunya lagi donks, soalnya mirip dengan harga aslinya.

Entah kenapa aku jadi tertarik sama game ini, padahal sebelum-sebelumnya tidak pernah merhatiin. Ada semacam kekuatan magis, halah!

HP Tersayangku Kembali

By DwAN on 20-Feb-08 09:23. Comments (2)
Tags:

HP-Ku Setelah beberapa bulan terakhir ini HP-ku mengalami kemunduran mental, akhirnya kemarin dia sudah kembali seperti semula.

HP bermerek Alcatel seri OT 535 aku beli beberapa tahun yang lalu pada saat ada program internet unlimited GPRS dari Matrix yang cuma 25 kulit kerang perbulannya. HP ini sempat berpindah tangan ke tangan bapakku dan kembali lagi kepangkuanku ketika HP Motorola-ku hilang.

Sudah lama HP ini mengalami kemunduran mental dimana dia susah sekali menangkap sinyal terutama saat di rumah. Aku sempat membongkar HP ini dan menemukan bahwa antenenya yang harusnya tersolder bersama PCB-nya terlepas. Terakhir kalinya aku membongkar HP itu, aku membuat antenanya patah. Walhasil sinyal makin sulit di dapatkan.

Minggu kemarin kakakku membawa HP ini untuk di servis, aku sudah tahu kerusakannya apa (karena aku penyebabnya) sehingga semestinya biayanya tidak terlalu mahal. Seminggu kemudian (kemarin) HP ini di ambil dari tukang servis dan aku mendapati HP ini berjalan lagi dengan lancar di tambah LCD jadi bersih sekarang.

Lumayan juga, biayanya cuma 80 kulit kerang ketimbang aku musti beli HP lagi yang minimal 400 kulit kerang. Rupanya aku sangat sayang sekali melepas HP ini, selain dia enteng dan bentuknya rada aneh sangat jarang sekalo orang memakainya (kecuali ada teman di kantor yang punya hampir mirip tapi beda tipe).

HP ini tidak memiliki spesifikasi yang wah, layar warnanya cuma 4096 color, GPRS cuma tipe 10, ada irDa tapi hanya bisa untuk tukar phonebook atau jadiin modem di komputer, suaranya udah poliphonic sich dan tidak memiliki kamera. Tapi yang terpenting dia bisa telepon dan sms.

Gambarnya miriplah, tapi HP-ku warnanya biru alih-alih merah, karena yang warna merah susah di cari pada waktu aku beli.

 

Siti Nurbaya (Part 1)

By DwAN on 15-Feb-08 15:40. Comments (1)
Tags:

Siti Nurbaya adalah novel klasik dari zaman keemasan sastra Indonesia (sekarang udah zaman kebesian  mungkin, kekeke). Intrik klasik khas zaman dulu dimana perjodohan yang memaksa berakibat akhir yang tragis. Kekeke, sok ngerti. Intinya sih aku menggunakan judul itu untuk menggambarkan kejadian "eksotis" di hidup ku.

Cerita perjodohan masih berlaku sampai sekarang ini, kalau orang bule bilangnya Blind Date, kalo anak muda bilangnya comblang-in, kalo aku menyebutnya Siti Nurbaya. Akhir-akhir ini entah kenapa aku sering di "jodohin" sama seseorang di mulai dari sehibat lebaran tahun 2007 yang lalu.

Hari itu minggu dan ada arisan di rumah Pakpuh-ku yang paling tua di Tanjung Duren. Acara itu sekalian acara syukuran Paklek Kono yang datang jauh-jauh dari Surabaya beserta keluarga. Aku sendiri tidak tahu syukuran untuk apa. Yang jelas hari itu hujan lebat dan jalur Busway di sekitar jalan panjang baru dimulai sehingga aku dan mba Lini - Novri - Kamila datang terlambat.

Tanpa di sangka-sangka ketika hari mulai sore Pakpuh kumemanggil, dia sedang duduk di kamar yang sedang sepi orang. Aku datang dengan cengangas-cengenges, dan dia langsung menyapa dan menanyakan sedikit tentang kuliahku.

Lalu di saat tak terduga dia menanyakan pertanyaan yang mungkin sering ditanyakan orang kepadaku. Kata Pakpus-ku "Ndo, kamu sudah punya pacar", aku ketawa-ketiwi sambil menjawab "Belum".

Kemudian muncul kalimat tidak terduga keluar dari mulut Pakpuh-ku : "Pakpuh punya saudara yang anak perempuannya sudah seumuran kamu". Dalam hatiku "Weits, aku di jodohin sama Pakpuh-ku, gawat nih" mengingat track record jodoh menjodoh Pakpuh-ku sering berhasil. Lalu ia berkata lagi "Kapan-kapan kamu main ke Tanjung Duren lagi, nanti kita bareng-bareng main ke sana"

Aku ketawa-ketiwi dalam hati, untung tidak ada bapakku waktu itu. Tapi entah kenapa kalau ada Bapak waktu itu pasti minggu besoknya akan ada acara datang kerumah saudara Pakpuh-ku itu. Pakpuh-ku juga sempat ilang kalau saudaranya kenal Bapak-ku dimana mereka semacam teman seperjuangan waktu zaman muda mereka.

Hari berlalu, bulan berlalu. Bapak datang dan pergi dari Padang, namun Pakpuh-ku tidak pernah menyinggung lagi. Tapi aku rasa kalau ada Bapak, pasti bapak-ku semacam punya pendapat biarin aja aku yang mencari sendiri walaupun alih-alih dia pasti mengikuti perkataan Pakpuh-ku. Tapi untung atau tidak untung itu tidak terjadi (setidaknya sampai saat ini).

 

Zelda Phantom Hourglass Finished

By DwAN on 15-Feb-08 10:47. Comments (1)
Tags:

Aku terharu ketika akhirnya aku bisa menamatkan game ini. Tepatnya hari kamis lalu bertepatan dengan tahun baru imlek aku berhasil menamatkan game ini. Untuk pertama kalinya aku bisa bilang kalau game ini sangat seru sekali.

Walaupun aku sempat bersusah payah untuk mengalahkan musuh terakhir (sampai kurang lebih 5 kali), akhirnya dengan sedikit keberuntungan dan ketelitian yang teramat sangat aku berhasil mengalahkannya.

Akan tetapi, walau aku berhasil menamatkan game ini, masih ada daerah lain yang belum aku jamah. Rencananya aku akan menjamah semua daerah tersebut hingga game DS selanjutna aku beli.

Rencananya aku mau beli game Professor Layton and The Curious Village, belum pesan sih jadinya untuk sementara kalau di Busway aku masih main Zelda PH.

OMG, My Best Friend's Wedding (Again)

By DwAN on 13-Feb-08 12:51. Comments (0)
Tags:

Undangan NIkahan Meryl dan Babe

Judulnya agak berlebihan, tapi tetap mencerminkan sedikit. Hari kejadiannya sich sabtu lalu, dan seperti biasa aku malas bercerita lagi, hehehe.

Sabtu kemarin (tanggal 9 Pebruari 2008) salah satu teman baikku menikah (mungkin salah dua karena mempelai pria dan wanitanya adalah temanku juga), mempelai wanitanya adalah salah satu teman skripsiku waktu kuliah BiNus. Dulu waktu di BiNus skripsi bisa berkelompok 3 orang dan salah satunya temanku yang menikah ini.

Kenapa "Again", karena ini adalah resepsi ke 4 dari teman-temanku yang sudah menikah. Mungkin bulan Agustus nanti teman skripsi ku yang satu lagi akan menikah (makannya ada OMG-nya), CADAS! Tinggal aku sendiri yang belum nikah.

Meryl namanya, teman berjilbab satuku ini sangat supel dan rama. Kalau lagi ngobrol berdua, pasti banyakan dia yang ngomong, kekeke. Lalu mempelai wanitanya Aar (biasa di panggil Babe), walaupun sama-sama dari BiNus tapi beda jurusan.

Untuk hari itu aku sampai bela-belain nggak masuk kuliah buat beli baju. Wakaka, kaek cewe aja kondangan pake baju baru. Tapi itu sudah menjadi janji tersembuyiku. Guna menghormati orang yang berhajatan aku harus mengenakan pakaian yang bagus.

Dress Code (bikinanku) hari itu adalah abu-abu. Sebenarnya da cek listnya (kekeke) tapi kalau di publikasikan akan menurunkan harkat dan martabatku. Akhirnya sih ak memakai baju kemeja putih strip biru dan abu-abu, rompi (vest) abu-abu, celana abu-abu dan sepatu putih.

Acara nikahannya sendiri cukup ramai walaupun tidak begitu lama (cuma 2 jam). Teman-temanku yang lain juga berdatangan. Anehnya ada bule di pesta pernikahan itu, maklum si Meryl kerja di MAERSK jadinya teman-temannya bule-bule. Baru kali ini aku liat nikahan ada bulenya, kekeke.

Rencananya sehabis reseps itu, kami semua akan menjenguk Yesi (dan Teguh) yang baru melahirkan anak pertamanya (pas tahun baru imlek) di RS Gandaria. Tapi setelah sampa di sana ternyata mereka sudah pulang, kecele deh.

Sehabir itu ada angin apa (sebenarnya karena di tagih teman-temanku) salah satu temanku (Tika) mentraktir es krim Ragusa, wuehehehe. Eits sebelum jadi gak nyambung (dengan judul) aku hentikan dulu. Sayang sekali posting ini tidak ada foto (karena gak ada kamera). Sebagai ganti foto nikahan yang aku gak punya, aku kasih undangan digitalnya ajah.

Showing 76 - 80 of 229 Articles
OMG, gilak udah banyak juga yach hasil postinganku, kira-kira bisa jadi buku gak?