Your Login Details


Blogosphare

Tidak Dihiraukan itu SUCKS!

By DwAN on 18-Sep-08 13:24. Comments (1)
Tags:

So, 2 bulan yang lalu ada perubahan pada website FirstMedia, jalan depan rumahku tercantum dalam website pendaftarannya. Sudah dari tahun 2007 aku ingin mendaftar FirstMedia buat internet unlimitednya yang murah dan paket TV kabelnya yang juga jauh lebih murah dari ASTRO, Indovision, TelkomVision, dkk. Tahun lalu sudah sempai samapai menelpon ke costumer service dan janji mereka akan menghubungiku kalau daerah rumah ku sudah ter-cover (janji pertama yang mereka ingkari).

Selang beberapa bulan dari aku nelpon FirstMedia, tersiar kabar ada tetengga depanku yang katanya sudah memasang, namun ketika ku periksa di websitenya wilayahku masih belum ter-cover untuk itu aku masih mengurungkan niat menelpon mereka lagi, karena janji mereka kalau wilayahku ter-cover maka aku akan dihubungi.

Tak beberapa atau tepatnya 2 bulan yang lalu, aku iseng mengecek website mereka dan seru sekali ternyata wilayahku sudah terkover. Berhubung wilayahku perkampunya, tercantumlah semua nomer rumah yang kemungkinan ter-cover, sayang sekali no rumahku tidak tercantum, mungkin karen rumahku agak masuk ke dalam sehingga sewaktu mereka pasang kabel rumah ku tidak ikut tercatat.

Namun, karena rumah didepanku tercantum dalam daftar mereka, akhirnya ku mendaftarkan diri, kan udah deket banget tuh, paling cuman 10-20 meteran jaraknya rumah itu. Waktu itu hari minggu siang saat aku iseng-iseng mendaftar. Malamnya aku ditelpon oleh costumer service mereka, karen ano rumahku belum tercantum maka dia menanyakan daerahku. Tapi kok costumer servicenya rada' galak gituh. Yah, mungkin perasaanku aja. Pembicaraan berakhir dengan statement dari mereka kalau mungkin perlu disurvey lokasi dulu (janji kedua yang diingkari).

Aku tunggu satu mingguan, menenti orang yang katanya mau survey ke rumah. Karena tidak datang-datang juga akhirnya aku mencoba menelpon mereka. Masih dengan jawaban sama namun kali ini katanya biasanya orang yang survey bakal datang 5 hari kemudian (janji ketiga yang diingkari).

Tapi aku tunggu juga selama 5 hari, dan 5 hari sudah lewat. 2 hari kemudian aku coba daftar lewat websitenya lagi, kali ini tidak langsung dihubungi. Keesokann harinya mereka menelpon ke rumah, yang terima kakakku. Mereka masih tetap menanyakan lokasi rumah dan akhirnya mereka meminta dibuatkan denah rumah.

Keesokan hari aku kirim denah rumahku ke nomer fax mereka, namun tidak ada yang merespon sama sekali. Maka aku telpon kebagian costumer servicenya, eh malah disuruh kirim email aja. Lah, jadi bingung aku? Akhirnya aku kirim email ke mereka juga namun sampai saat ini email itu belum dibalah (janji keempat yang diingkari).

Hari berlalu dengan harapkan kali ini mungkin akan ada orang yang mau mensurvey, akhirnya setelah menunggu selama hampir seminggu, akhirnya aku kembali mendaftarkan diri lewat website. Mereka dua kali menelponku hari itu, namun dengan pertayaan yang sama, yaitu dimana rumahku? Semstinya data-dataku sudah dicatat dari dulu karena aku ingat juga salah satu jawaban yang sering mereka berikan adalah data-dataku akan dicatat dan akan ada orang yang akan mendatangi rmahku untuk survey. (Janji kelima yang diingkari)

Huh, cape hati juga mendaftar kaek gitu. bolak-balik dengan jawaban yang sama. Sepertinya tidak ada koordinasi antar costumer service mereka atu tidak ada pencatatan yang jelas siapa saja yang ingin mendaftar. Padahal tinggal dikit lagi, tu kabel tinggal diulur 10-20 meteran ke rumahku, aku rasa itu gak terlalu panjang.

Akhirnya aku merasa tidak dihiraukan dan sudah cape' hati. Untung saja tidak beberapa lama dari itu, telkom speedy memberikan promo gratis pake internet dari jam 8 malem sampai 8 pagi tanpa mengurangi quota. Ya sudah pikirku, aku masih tidak terlalu perlu untuk pasang TV kabel sepertinya dan dengan promo dari speedy sudah berasa punya internet unlimited (secara kalao main internet juga malem-malem).

(Punch in the Air). 

Pria misterius itu aku!!!

By DwAN on 17-Sep-08 12:13. Comments (3)
Tags:

Aku menemukan sesuatu yang menarik di kampus ku. Karena kalo di kampus aku sering bengong dan menyendiri, aku jadi suka memperhatikan gerak-gerik dan tingkah laku orang. Yang menarik adalah ternyata banyak orang-orang di kampus yang mirip dengan teman-temanku sekarang, baik dari segi rupa, gerak-gerik bahkan suara.

Suatu saat, aku sedang mengintai seseorang ^_^, saat itu lagi di ruang makan kampus. Aku melihat orang itu bertingkah laku aneh, dia duduk agak dekat dengan keramaian tapi tetap menjaga jarang. Suka melirak-lirik kesana kemari dan yang terpenting tidak berbicara sama siapapun. Tiba-tiba tersadar, OMG ini orang kok tingkah lakunya mirip aku.

Beberpa hari kemudian aku melihat orang ini lagi, masih dengan tingkah laku yang sama. Lalu ketika di suatu ruang kuliah ternyata aku menemukan dia juga, ternyata dia satu semester denganku tapi beda kelas. Di dalam kelaspun tingkah lakunya mirip dengan aku. Duduk didekat daerah keramain tapi tetap menjaga jarak, terkadang terlihat seperti terlibat dalam perbincangan padahal cuman mendengar.

Aku perhatikan lagi cara berpakaiannya hampir mirip denganku, berusaha menggunakan warna-warna yang serasi atau warna gelap sekalian, dan aku kira cuma aku pria yang suaka menggunakan warna-warna senada atau gelap.

Pria tersebut nampak sangat misterius menurutku, malah terkesan agak smug (apa yah bahasa Indonesianya, sombong ato arogankah?). Do I look like that? Apakah aku memang terlihat arogankah dengan sikap pendiamku ini?

Aku jadi teringat suatu masa di SMA, aku pernah sekelah dengan cewe yang lumayan populer se-SMU, orangnya ramah sama aku, terus dia pernah berkomentar terhadap diriku, komentarnya begini " Dhuhana itu orangnya dingin, terutama kalau dekat dengan cewe", JUST WOW!

Apakah aku harus merubah sikapku? karena ku nyaman begini dan gak mungkin bisa berubah sikap, apa lagi sikap pendiam itu adalah sikap yang menurutku paling mudah. 

Remind me with my last fasting

By DwAN on 12-Sep-08 15:23. Comments (0)
Tags:

Tolong ingatkan aku akan puasa terakhirku. Karena aku tidak mengingat bagaimana rasanya puasa tahun lalu. Sepertinya semuanya datang dan pergi tanpa sesuatu yang tersangkut dalam diriku. Apakah ini titik terbawah dari diriku.

Kekeke, mencoba menggunakan oadu-padan kata-kata yang sulit, tapi jadi jayus. Sebenarnya cuman mau menulis pengalaman puasaku yang sepertinya semakin tahun semakin tidak berarti. Bukan puasanya yang tidak berarti tapi puasaku semakin lama semakin tidak memiliki makna.

Apakah ini normal? Aku ingat sewaktu kecil, setidakya sebelum aku beranjak sekolah SMA, aku sangat senang sekali ketika beberapa minggu lagi akan datang bulan Ramadhan, sepertinya semauanya nampak begitu menggembirakan walau dalam berpuasanya aku terkadang bolong-bolong maklum masih anak-anak.

Aku juga ingat tiap hari mesti sholat Tarawih, wlaupun terkantuk-kantuk tetap aku jalani. Karena masih anak-anak juga, aku senang sekali kitaka mau Idul Adha dibelikan baju baru walaupun tidak dibelikan juga aku tetap bergembira selam bulan puasa.

Setelah bulan puasa selesaipun, rasanya masih ingin puasa terus ada perasaan yang hilang sepertinya.

Ketika beranjak sekolah SMA, perasaan itu mulai memudar. Perasaan senang saat bulan puasa akan datang semakin lama semakin menghilang, sampai dititik saat ini dimana ketika bulan puasa datang dalam pikiranku berkata "Wah sudah puasa lagi yah".

Rasanya aku menjadi sedih ketika perasaan itu mulai hilang, yang tersisa sekarang aku lakukan karena memang kewajibanku kepada Allah saja. Bisakah perasaan itu datang kembali? Tersadar akan kenangan itu, bulan puasa ini aku mencoba melakukan lagi hal-hal yang biasa aku lakukan saat kecil dahulu berharap akan perasaan itu datang kembali.

Mungkinkan ini dikarenakan karena seringnya ku berbuat maksiat? Sehingga hatiku menjadi beku? Pertanyaan yang sebenarnya jawabannya sudah aku ketahui. Setidaknya aku mulai dengan pengingat diri sendiri. Berhasilkah? Semuanya kembali kepada seberapa tegas dan tekun pendirianku dan sesui dengan keinginan Allah.

Sementara itu, selamat berpuasa temans. Semoga kita semua dalam lindungan Allah S.W.T. 

Thesis (Gagal untuk semester 3)

By DwAN on 09-Sep-08 09:32. Comments (0)
Tags:

Setelah libur 2 bulan dari kliah S2-ku di MTI UI, tanggal 1 Agustus kemarin bertepatan hari pertama puasa, akhirnya masuk kuliah lagi. CAPEK BANGET! Udah gitu minggu itu adalah hari terakhir ngumpulin proposal Thesis. Noooo 100x, karena belum bikin sama sekali itu proposal, padahal niatnya udah dari sebulan yang lalu, tapi selalu ditunda-tunda malah maen game melulu kalo sabtu minggu.

Sekarang sudah semester 3 dari kuliah ku, memang masih ada beberapa semester lagi (sebelum di D.O. kalo gak selesai-selesai). Tapi kalo Thesis baru mulai semester 4 berarti aku harus bayar 10000 kulit kerang lagi, lumayan banyak kulit kerangnya. Tapi karena kemalasan dari dalam diri akhirnya memutuskan seenaknya buat ngajuin proposalnya untuk semester depan.

Tapi setelah beberapa hari kuliah, akhirnya kebuka juga pikiran. Jadi sekarang udah mulai mikir-mikir buat ngerjain proposal dan mungkin mulai ngerjain Thesis-nya, curi start buat semester 4. Good Luck for me, I guest! (NOTE FOR MYSELF: Kurangin maen Wii dan DS-nya)

GoodBye DiVi Cam 316-ku

By DwAN on 19-Aug-08 15:41. Comments (4)
Tags:

Creative DiVi Cam 3162 minggu yang lalu, kamera kesayanganku hilang, bukan aku sendiri sih yang ngilangin, tapi waktu itu kakakku sedang pinjem itu kamera buat foto-foto di Taman Mini. Eh entah kenapa, kata dia, itu kamera sepertinya melorot dari tas dan jatuh. Kameranya hilang bersama batre isi ulang AAA dan SD card 256 MB. Yang nemu, pasti salah seorang yang beruntung di dunia.

Meanwhile, ketika aku dikasih tau, aku ternyata menerima apa adanya (aka gak marah). Wakaka, kalo dipikir-pikir aneh juga diriku. Tapi rada sedih juga sih, karena tu kamera aku beli ketika masih kuliah dengan duait hasil freelance dari Elex.

Well, rencananya ni kamera ingin ku jual tapi gak kesampean karena gak ada yang mo beli (kekeke). Jadi kalo pun ilang yah, mo dibilang apa lagi

GoodBye DiVi Cam 316-ku.

Showing 21 - 25 of 136 Articles
OMG, gilak udah banyak juga yach hasil postinganku, kira-kira bisa jadi buku gak?