Your Login Details


Blogosphare

Jakarta's Flood Part 3 - The Break

By DwAN on 04-Feb-07 01:27. Comments (0)
Tags:

Jum'at. Aku sudah bersiap-siap untuk berangkat kerja, aku sengaja tidak bangun pagi karena tidak ada proyek yang ingin aku kerjakan hari ini. Aku berfikir pasti semalam terjadi banjir dimana-mana, karena beghitu yang kau dengar tadi malam di berita. AKu berfikir untuk mengenakan celana tiga perempat dan sendal jepit agar jika ada genangan banjir yang harus aku lewat, aku tidak perlu kebasahan dan lagi pula aku bisa mengganti bajuku saat tiba dikantor.

Setelah mandi tepat ketika ku sedang mencoba mencari sendal jepit yang akan ku pakai, terdenga suara tut dari hpku yang menunjukkan ada sms yang belum terbaca. Aku sudah siap untuk pergi sudah rapih berdandan plus mengenakan topi, celana 3/4 dan sendal jepit. namun sebelum berangkat aku memutuskan untuk membaca sms itu.

Beruntungnya kau kkarena hampir saja aku tidak akan membaca smsm itu, yang ternyata pemberitahuan dari bos ku bawah hari ini kantor di liburkan karena banjir. Aku pun gembira mendapat libur gratis 1 hari, dan aku bersegera berganti baju dan menyalkan komputer. Baru saja au menyalakan komputer dan memulai untuk mengerjakan proyek web SMK Sahid, tiba-tiba lampu mati. Hujan pun mulai turun dengan derasnya, hari itu aku habiskan dengan tidur dan tidur mengingat lampu mati dan tidak ada yang dapat aku lakukan ketika lampu mati.

Lampu mati dan tidak kunjung hidup hingga menjelang pukul setengah sepuluh malam dimana aku sedang berusaha untuk tidur. Aku akhirnya bangun lagi dan bangun smalaman. Hujan yang tadi pagi turun dengan derasnya berhenti ketika menjelang dzuhur dan hari itu aku memutuskan tidak jum'atan karena alasan hujan.

Malam harinya hujan mulai turun dengan derasnya, Novry belum juga pulang dan aku memutuskan untuk menuggunya pulang. Jam telah menunjukkan pukul dua belas tengah malam dan dia belum pulang juga, pikirku pasti dia terjebak macet dan banjir dimana-mana mengingat dimana-mana banjir. Akhirnya dia sampai di rumah jam satu pagi. Kata mbak Lini dia pergi dari kantro jam lima dan baru sampai jam stu pagi, wih dhsyat banget.

Hari ini aku memutuskan tidak tidur malam mengingat tadi pagi sudah terlalu banyak tidur. Malam itu aku mencoba internet ternyata tidak bisa dan handphone ku kehilangan sinyal. Pagi harinya lebih baik, handphone ku bisa menerima sms tapi tidak bisa keluar karen atidak dapat sinyal, dan telpon masih mati hingga saat ini aku menulis artikel ini. Handphoneku baru dapat sinyal penuh sekitar jam tiga tadi.

Malam tadi udara sangat dingin hingga menyebabkan aku flu dan dibarengi sakit asmaku, untung tidak parah karena buru2 aku pakai selimut dan meatikan kipas angin. Hari ini ku lewati hanya dirumah saja dengan melihar berita yang mengabarkan banjir dimana-mana.

Jakarta's Flood, Part 1 - The Beginning

By DwAN on 04-Feb-07 01:25. Comments (2)
Tags:

Rabu, hari ini pagi-pagi aku sudah bangun guna mengerjakan proyek elex yang deadlinenya hari ini. Pagi-pagi jam setengah lima aku berusaha bangun dan mengerjakan sedikitlagi flash yang belum ku kerjakan. Pagi mulai muncul diiringi hujan rintik-rintik. Akhirnya aku berhasil menyelesaikan proyekku walau pasti masih ada perbaikan nantinya, yang penting aktivitasnya sudah selesai semua.

Hujan mulai mereda saat aku beranjak dari komputerku untuk sarapan. Aku berusaha secepat mungkin memakan sarapanku. Waktu menunjukkan pukul tujuh pagi hari dan aku harus cepat-cepat berangkat. Sesudah sarapan aku pergi mandi, jam setengah delapan pagi aku berangkat ke elex hujan sudah reda dan aku berangkat ke elex dengan menggunakan ojek agar lebih cepat.

Setengah jam kemudian aku sampai di elex, aku bercakap-cakap hingga pukul setengah sembilan dimana seharusnya kantorku sudah masuk. Di luar terdengar hujan turun rintik-rintik. Mereka (orang elex) meminjamkan aku sendal jepit dan payung agar aku tidak kebasahan. Pada awalnya aku tolak, tapi ternyata berguna juga pada akhirnya. Aku meninggalkan elex dan pergi ke kantor dengan menggunakan mikrolet 09.

Hujan mulai mereda takkala aku turun dari mikrolet dan berganti menaiki bus metromini 70. Aku mendapatkan tempat duduk di dekat pintu depan dimana angin berhembus dengan segar akibat hujan yang turun tadi. Selama perjalanan hujan mulai mereda dan turun kembali dengan cepatnya. Tiba waktunya ku turun dari bus dan berjalan ke arah kantorku. Hujan rintik-rintik mulai terasa, aku mempercepat langkahku karena ku sudah pasti telat masuk kantor.

Tak lama kemudian aku sampai dikantor telat lebih dari satu jam dari jam masuk seharusnya. Tak lama kemudian hujan besar turun hingga jam 12 nantinya. Namun ketika hari beranjak sore hujan berhenti sama sekali.

Sore hariinya aku pulang, jalanan masih normal walau tadi siang hujan deras turun. Aku pulang dengan tepat waktu sebelum maghrib tiba aku sudah sampai rumah.

Disemprot

By DwAN on 29-Jan-07 22:49. Comments (0)
Tags:

Bukan, ini buakan suasana berkabut yang datang di pagi hari di halaman belakang rumahku. Buka, ini juga bukan akibat kebakaran hutan yang sering terjadi di Indonesia. Ini adalah suasana halaman belakang rumahku sesudah penyemprotan asap untuk membunuh nyamuk DBD, nampak jarak pandang hanya 1 meter. Tapi nampak cukup bagus ketika difoto. Mengingatkan jalan-jalan di rumah mbah di Madiun pada waktu pagi hari.

Curhatan Pejalan Kaki

By DwAN on 29-Jan-07 22:18. Comments (2)
Tags:

Halo semua yang punya Roda asik deh kaeknya kalian. Setiap hari bisa kemana-mana dengan cepat. Gak perlu nunggu angkutan umum atau jalan kaki yang membutuhkan waktu lama untuk sampai tujuan. Tapi apa itu, kalian kok seenaknya aja klakson2 dihari yang panas ketika macetnya bukan main dan kami sedang menunggu di pinggir jalan, belum lagi kalian sengaja menderu-derukan mesin, itukan gak ngaruh malah nambah penderitaan kami saja. Asap kalian itu tolong di jaga yah, kami yang berdiri kepanasan di pinggir jalan gak tahan. Mohon cek emisi anda gunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Jangan dengan alasan pengiritan pake bensin campur, itu bikin asep kenalpot tambah banyak, dan akhirnya kami yang menghirupnya.

Tolong beri kami jalan waktu menyebrang, kami tidak lama kok kalau menyebrang. Tambahan jangan marah kalau ruas jalan kalian di kebiri 1 jalur untuk proyek busway, ini bukan untuk kepentingan kami tapi untuk kepentingan bersama. Oh iya, untuk yang punya motor tolong jangan lewat trotoar, kami membutuhkannya untuk berjalan. Kami tidak mau harus menunggu kalian lewat trotoar kami, kan kalian sudah punya jalur sendiri. Untuk kendaraan yang suka parkir di trotoar tolong dong lain kali jangan parkir di situ parkir, tolong cari lahan kosong yang telah disediakan sebagai tempat parkir, tapi kalau memang tidak ada ya sudah kami mengalah.

Tolong juga untuk para kendaraan jangan suka ngebut ketika berada di jalur paling sebelah kiri, karena kami berlalu lalang di situ, dan kami agak was-was kalu keserempet kalian. Mungkin kendaraan kalian tidak akan rusak, tapi memar dan rasa sok akan bertahan lama di diri kami. Tolong kalau lagi hujan dan banyak genangan jangan pacu kendaraan anda sehingga mencipratkan genangan tersebut ke arah kami. Memang kami sudah kehujanan jadinya kami tidak perlu cipratan anda lagi. 

Mohon dimaklumi kalo angkutan yang kami naiki tiba2 berhenti di tengah jalan, ini kan hanya sebentar mohon sabar sejenak. Sebagai nasehat sebaiknya kalo mengendarai kendaraan kalian jangan 1 centi didekat kendaraan umum, mengingat berhenti mendadak itu. Buat sopir angkutan umum tolong nyopirnya perlahan-lahan, kami tidak mau diikutsertakan dalam tindakan "fear factor" kalian. Dan kalau memberhentikan kami tolong dibuat agak minggir agar kami tidak tersenggol oleh motor yang mencoba menyempil diantara angkot kalian dan trotoar. 

Kalian enak yah punya kerjaan sehingga bisa beli motor dan mobil, kami harus berusaha keras mengangkat berkarung-karung beras dari gudang ke toko majikan kami, mana jalanannya menanjak lagi, mohon maaf saja kalau kami membikin jalan macet. Kami cukup senang kalau kalian tidak mengklakson kami. (terinspirasi sama orang2 yang gw liat dipasar tiap pagi).

Suffering from Saturday

By DwAN on 29-Jan-07 22:09. Comments (0)
Tags:

Kemarin minggu adalah hari yang paling tidak menyenangkan selama ini. Tak ada kenangan yang menyenagkan pada hari itu, harinya terasa lewat begitu saja tanpa ada kesan yang berarti.

Ceritanya berawal dari hari sabtu. Hari itu merupakan salah satu hari deadline untuk salah satu proyekku. Akhir-akhir ini aku sepertinya kebanjiran proyek hingga aku kebingungan mau diapakan. Hari sabtu itu aku melakuan full coding dari pagi sampai malam. Sebenarnya pada malam sebelumnya aku sudah melakukan coding sampai malam, namun bagian yang harus kukerjakan masih belum selesai jug.

Pada sabtu itu aku bangun pukul 5 pagi, tidak seperti sabtu biasanya yang seharusnya agak siangan dikit. Mulai dari pagi buta aku sudah memulai kodingku, aku masih kelabakan akibat codingan ku yang sudah udzur kemakan usia. Aku kerap membaca help bolak-balik untuk mencari bantuan. Agak siangan dikit aku bersistirahat sejenak, rencananya pukul 10 aku akan ke UI salemba guna menanyakan pendaftaran S2.

Aku pun mandi dengan bersih, sedikit menghilangkan kepenakan di otak. Sehabis itu aku memberitahu kakak besanku kalau aku sudah siap, sebelum berangkat aku menelpon ke UI. Rupanya nasib berkata lain, rupanya pada hari sabtu admisi UI tutup. Dengan rasa kecewa kuberitahu kakak besanku. Lalu aku melanjutkan kodingku.

Tak terasa sudah sore dan aku masing saja koding didepan komputerku. Lalu pada saat menjelang magrib temanku yang merupakan PM proyek ini datang kerumahku. Rencananya kami akan menggabungkan kodingan kami dan mencari kekurangan dalam program. Kalo selesai besok akan ditunjukkan ke klien.

Waktu semakin larut dan kami masih tetap koding, hingga pukul 3 pagi dimana aku mulai merasa sangat ngantuk dan akhirnya aku tidur. Temanku masih tetap koding hingga pukut 5:30 pagi. Setelah dia pergi aku mencoba tidur lagi namun, mengingat hari ini hari minggu aku memaksakan diri bangun untuk menonton Doraemon dan kroni-kroninya.

Setelah film kartun yang wajib aku tonton hari minggu selesai semua aku mulai mengerjakan proyek satunya lagi. Proyek yang deadlinenya 2 hari lagi. Namun sorenya aku berhenti sejenak dan lalu mengerjakan proyek satunya lagi yang seharunya malam minggu ini aku kirim ke temanku.

Pada siang harinya aku harus menunggui rumahku yang akan diadakan penyemprotan untuk membasmi nyamuk DBD khusunya, sialnya ku harus menunggu lama akibat mesinnya macet, padahal rumah sudah siap desemprot. Tapi akhirnya sekitar jam 3 siang rumah bisa dihuni kembali, dimana asap-asapnya telah hilang semua. Akhirnya sebelum melanjutkan mengerjakan proyekku aku makan siang terlebih dahulu.

Tepat menjelang magrib aku merasa mengantuk, lalu aku tiduran sebentar di lantai. Tapi Kamila datang mengganggu sehingga aku akhirnya pindah ke kursi. Tak lama kemudian adzan magrib berkumandang, alih-alih aku mengambil wudlu aku rebahan sebentar di kamar orang tua ku.

Rebahan tersebut menyebabkan aku tertidur hingga jam 9 malam. Aku semacam kelabakan dan sempoyongan dengan mata kabur. Aku buru-buru ke depan komputer untuk menyelesaikan proyek yang seharusnya aku kirim malam ini sambil makan malam.

Malam makin larut dan waktu sudah menunjukkan pukul 11 malam, dan aku baru menyelesaikan 1 bagian dari 2 bagian yang seharunya kau kerjakan. Sial internetku pada malam itu mati, aku mencoba menghubungi temanku tapi teleponnya tidak diangkat jadinya ku hanya memberitahu lewat sms. Sehabis itu akhirnya ku dapat tidur dengan tenang.

Ke esokan pagi aku bangun jan 5:30 cuci mukan wudlu dan sholat dan sehabis itu aku kedepan komputerku lagi untuk mengerjakan proyekku yang deadlinenya 2 hari lagi. Badan ternyata masih terasa pegal akhirnya jam tiba dan aku harus siap-siap berangkat kerja.

Hari ini aku tidak naik sepeda mengingat badanku yang masih terasa pegal, akupun naik kendaraan umum, untung saja dikendaraan umum aku kebagian tempat duduk dan busnya lumayan tidak penuh. Nampaknya minggu ini aku akan mengalami hari-hari yang melelahkan mengingat banyaknya proyek yang kudapat dan belum terselesaikan.

Semoga saja aku kembali kedalam ritme kehidupanku sehingga aku tidak perlu sempoyongan mengerjakan proyek.

Showing 131 - 135 of 229 Articles
OMG, gilak udah banyak juga yach hasil postinganku, kira-kira bisa jadi buku gak?