Your Login Details


Blogosphare

Rabbid's days

By DwAN on 09-Jul-07 16:14. Comments (0)
Tags:

Hahah, telat lagi mau nulis ini, Yah, mau di kata apa. Akhirnya aku mendapatkan Rayman Raving Rabbids setelah segala macam konfrontasi selama pembelian akhirnya aku dapat juga (Ugh, perulangan kata)

Jadi ceritany abegini, hari senin aku di kabarin Cosmic Games kalau RRB ku sudah samapai, aku gembira mendengarnya. Lalu setelah aku melunasi pembayarannya akhirnya mereka mengirimnya pada hari selasa. Perasaanku nyat-nyit-nyut menunggu datangnya paket itu.

Lalu selasa malam tiba-tiba aku di kabari kalau mereka salah mengirim paket dan aku harus mengembalikannya. Paketku tertukar dengan paket headphone seseorang (mungkin headphone XBOX 360). Akhirnya hari rabu itu aku mengabari mba' Lini agar menunggu datangnya paket dan langsung mengembalikannya.

Apa mau di kata lagi, tukan paketnya datang ketika mba' Lini lagi keluar, rabu sorenya aku mendapat paket itu ada di kamarku.

Hari kamis dengan inisiatifku sendiri serta dengan sepengetahuan Cosmic Games aku mengirim paket itu langsung ke si empunya.

Hari kamis tidak di sangka-sangka RRB-ku tergeletak di atas keyboardku, menunggu untuk di buka dan dimainkan. Walhasil malam kamis itu aku main RRB sampai malam.

Kesan pertama, gamenya cukup hilarious, apa lagi kelinci gila-nya yang merupakan tokoh sampingan namun lebih sering muncul dari pada tokoh utamanya si Rayman-nya.

Well, gamenya cukup menghibur karena meruakan kumpulan minigame yang aku ok-ok saja memainkannya, selain mudah dan menyenagkan, nggak perlu mikir untuk mainnya. Tapi karena kebanyakan me-waggle (waggle: menggoyang-goyang) wiimote dan nunchuck-nya tanganku jadi pegal-pegal.

Let's The Party Begin

By DwAN on 28-Jun-07 22:55. Comments (0)
Tags:

Senin 3 hari yang lalu di suatu siang di kantor aku dikagetkan dengan bunyi handphoneku. Aku pun mengambil handphoneku dan melihat bahwa terdapat pesan sms baru di handphoneku. "Dari siapa ya?" pikirku, tak diduga dan tak disangka ada sms dari pak Ronald pemilik xtreme-spot.com. Begini bunyi smsnya "Bapak barang yang bapak pesan Mario Pary 8 sudah sampai silahkan melunasi sisa pembayarannya" (kira-kira kaek gitu sih :D).

Aku pun melompat kegirangan di dalam hati, akhirnya pesanan Mario Party 8 (yang tidak ditunggu-tunggu) datang juga. Saat keluar main di kantor aku bergegas menuju ke atm BCA terdekat dengan menggunakan sepedaku.

Dengan perasaan riang aku menggayuh sepedaku hingga sampai di ATM BCA. Lalu aku mentransfer sisa pembayarannya. Dalam perjalanan pulang ke kantor aku mampir di tukang ketoprak yang murah, cuman 0,004 kulit kerang. Seharian itu aku di liputi euphoria Mario Party 8.

Hari selasa tidak bisa pulang agak sore karena sudah janjian dengan temanku untuk nonton final AbNon JakPus, karena salah satu temanku ikutan masuk. Walhasil hari itu aku sampai di rumah sekitar jam 12 tengah malam.

Tak kala aku menghidupkan lampu ruangan tengah rumahku, tergeletak di atas meja komputerku box Mario Party 8 yang masih terbungkus rapih. Walaupun sudah larut malam, aku bersemangat untuk mencobanya dan satu jam kemudian akhirnya aku menyudahinya karena sudah jam 2 malam.

Selanjutnya hari itu badan pegal-pegal karena kurang tidur, hehehe.

Tidak Berhamburan Uang

By DwAN on 20-Jun-07 20:30. Comments (0)
Tags:

Sudah sebulan lebih aku tidak membeli game untuk Wii-ku lagi, selain penghematan, juga untuk menabung guna kuliahku. Ahirnya senin seminggu yang lalu aku pergi mendaftar ke UI di Salemba. Cuti sehari terus ngajak Kamila sekalian jalan-jalan naik TransJakarta.

Wuih, ternyata lama juga. Selain TransJakartanya yang diluar perkiraanku rame plus ternyata jalannya memang jauh. Untung Kamila senang-senang aja, walau sempat rewe kalau nunggu kelamaan di Halte.

Kembali kemasalah uang, gila mahal aja formulirnya, 400 kulit kerang, sama kaek harga game Wii-ku sih. Tapi bulan ini aku tekor setengah mati, entah kenapa. Oh iya lupa, gara-gara speedyku kelebihan quota jadi musti bayar 800 kulit kerang.

Untung saja, jum'at 2 minggu yang lalu aku di tawarin buat ngerjain aplikasi skripsi adik kelas. Wah quick cash banget, apa lagi aplikasinya ternyata tidak susah dan langsung di bayar seminggu kemudian karena memang cuman seminggu ngerjainnya.

Gara-gara itu akhirnya aku memesan 2 game baru. Bayangkan bukan satu tapi 2 game baru, original semua lagi. Aku kaeknya terlalu mendambakan Rayman Ravving Rabbids yang akhirnya bisa aku dapatkan dengan memesan di Cosmic Games (tukanggame.com), tapi musti nunggu sebulanan gitu. Terus musti bayar 575 kulit kerang, lebih mahal dari harga sebenarnya. Terus satunya aku pesan Mario Party 8, sebenarnya game ini nggak terlalu aku inginkan tapi ini game Mario yang belum pernah aku mainkan dan aku mendapatkannya dengan memesan di xtreme-spot.com dengan harga 481 kulit kerang, wah ini ajaib karena di luar harganya lebih mahal loh. Tapi ini juga mesti nunggu sebulanan.

Game yang aku cari satu lagi Mario Strikers Charges, tapi karena versi PAL jadinya susah nyarinya. Lagian 2 game sudah cukup mahal.

Dengan pemesanan 2 game itu walhasil duit proyek pembuatan aplikasi skripsi orang itu ludes. Wah padahal pingin di tabung buat biaya kuliah. Tapi biarin lah, lagian aku masih bisa berusaha lagi dengan proyek baru lagi dari Elex yang kaeknya bisa ku bandrol dengan harga mahal.

Bento, in memory (March, 17 1994 - June, 11 2007)

By DwAN on 11-Jun-07 14:48. Comments (0)
Tags:

 Kemarin adalah hari yang sedih, setidaknya buat diriku sendiri. Ceritanya begini, pagi hari ketika aku masih agak mengantuk di dalam kamarku, tiba-tiba mba' Lini masuk dan mengabarkan kalau Bento telah meninggal. Ini adalah hari yang selalu ku mimpikan, untuk tahun ini setidaknya sudah lima kali aku bermimpi tentang kematian Bento. Saat aku mendengar kabar itu, perasaanku jadi terasa hampa, tidak sedih sama sekali.

Kemarin sore untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir aku mengeluarkan Bento dari kandangnya karena kasihan melihat sakit sesak napasnya yang makin parah. Sakitnya sudah sekitar satu bulan yang lalu, awalnya cuman bersin-bersin tapi hari belakangan ini menjadi sesak nafas.

Kemarin aku mencoba menyupininnya dengan obat dia, kemarin-kemarin hanya di taruh di tempat minumnya dan dia karena sesak napas serignnya tiduran di bawah kandang dan meminum dari tempat mandinya.

sehabis ku beri obat di sempat makan dan makannya masih lahap. Aku sempat mengelus-elusnya. Namun Allah lebih memperhatikannya dari pada aku.

Sehabis mendengar kabar itu aku langsung bergesa cuci muka dan wudhu, lalu secepatnya menggali kuburannya. Aku ingat itu masih jam setengah enam pagi. Beberapa menit kemudian kuburannya selesai dan aku memasukkan ke tempat peristirahatan terakhirnya. Badannya sudah kaku dan dingin, ada cairan keluar dari mulut dan matanya, menandakan dia meninggalnya sudah beberapa jam yang lalu. Hari itu juga aku langsung menguburkannya. Secara tidak sengaja aku membuat kuburannya sehingga dia bisa menatap ke arah kiblat.

Kuburannya terletak di bawah pohon rambutan, kalau pagi ada matahari yang bersinar ke arah kuburannya dan kalau siang sinar matahari terhalang oleh daun rambutannya.

Seharian itu aku ingin menangis, tapi tidak bisa. Jadilah seharian itu aku merasa hampa. Aku juga masih teriang-iang suara bersinnya Bento, dan bayangan kandang di halaman belakang. Pagi ini aku masih mengingatnya ketika bangun. Dia adalah satu-satunya binatang kesayanganku.

Bento adalah burung beo Flores, waktu itu kami beli ketika kami tinggal di kupang, NTT. Di masih baru menentas, masih kecil. Dulu Bento mempunya saudara bernama Memo, tapi Memo sudah bertahun-tahun yang lalu di ambil saudara dan hilang di curi orang.

Sewaktu kecil kami menyuapinnya dengan nasi dan cabe, lucu sekali. Terkadang mereka menelan sendok kalau di suapin dengan sendok. Kami membawa khusus mereka dari Kupang ke Jakarta. Ada surat izinnya malahan, diurus sewaktu di airport menuju ke Jakarta. Itu sudah lama sekali.

Semenjak Memo tidak ada Bento hidup sendiri di kandangnnya, aku sbenarnya merasa sedih. Pernah terpikir untuk membelikannya kandang yang lebih besar, tapi tidak kesampaian hingga akhir hidupnya.

Semua binatang yang meninggal akan pergi ke surga, setidaknya itu yang saya tahu. Allah tidak memberikan pada mereka akal sehingga mereka tidak mengenal benar dan salah, sebab itulah mereka tidak mengnal dosa. Semoga tempat Bento di alam baka lebih baik dari pada di dunia ini.

Summary

By DwAN on 01-Jun-07 21:34. Comments (0)
Tags:

Boy, sudah lama sekali sudah tidak isi blog sendiri. Sekali lagi bukan karena sibuk hanya saja tidak menyempatkan diri untuk menulis sepatah dua patah saja. Padahal semenjak Kamis minggu kemarin sudah diniatkan untuk menulis tapi apa daya selalu lupa.

Selanjutnya aku langsung ke pokok cerita. Semenjak Hylmi, mba' Arie, Bapak dan Ibu tidak ada di Jakarta aku jadi lebih sering menghabiskan waktuku bermain Wii, walaupun di selingi bermain sama Kamila.

Sehabis pulang kantor dan pagi-pagi sebelum berangkat kantor aku menyempatkan diri untuk bermain Wii sekitar 0,5 - 1 jam. Walhasil Zelda: Twilight Princess berhasil aku selesaikan kamis 2 minggu yang lalu. AKu sempat terharu, selain karena akhirnya tamat juga, tapi jalan ceritanya bikin terharu juga.

Tapi entah kenapa agak kurang puas karena tanpa di bantu guide dari ign.com sepertinya aku masih beberapa minggu lagi menyelesaikannya. Tapi toh memang begitu, ada beberapa bagian yang memang perlu bantuan karena kalau tidak tidak akan selesai-selesai bagian itu.

Setelah tamat Zelda, akhirnya aku baru dapat menyimpulkan game ini memang seimbang dengan 450 kulit kerang. Nggak sia-sia deh semuanya. Review sedikit, kalau dari segi grafis game ini grafisnya cukup lumayan tidak wah tapi cukup bagus, jarang ada nge-lag-nya yang terpenting waktu loading tidak terlalu lama hanya 1-3 detik saja itu pun sebenarnya cukup terasa. geasture wiimote + nunchucknya terasa responsif walau ada beberapa gerakan yang aku kurang puas, seperti menebas pedang hanya semacam di gese-geser wiimotenya tidak peduli horizontal atau vertikal. Padahal kalau di utilitaskan lebih geasturenya bisa jadi mirim menebas pedang sungguhan tapi dibandingnnya mencet tombol ini lebih terasa puasnya.

Segi cerita tidak perlu di ragukan lagi, cukup sempurna, karakter yang ikut serta juga lumayan bervariasi. Tugas-tugasnya cukup menantang dan teka-tekinya cukup bervariatif, ada yang sekali di kerjakan langsung selesai, ada yang sangat susah sehingga harus berulangkali mencobanya. Itu dia sedikit reviewnya.

Hari-hari selanjutnya aku isi dengan bermain Super Paper Mario, walhasil hari minggu yang lalu aku berhasil menamatkannya lagi.

Nah sedikit review lagi, ini game unik banget bisa 2D dan 3D. Memang game ini tidak terlalu mengutilitaskan geastur wiimote tapi cukup menyenangkan. Ingan Mario atau Super Mario Bross jaman dulu. Versi 2D-nya mirip banget. Cuma tampilannya lebih smooth, warna lebih mencolok dan satu hal lagi game ini waktu loadingnnya hanya sekitar 1 detik-an.

Kalau sering melihat animasi-animasi yang dibuat pakai Macromedia Flash, game ini mirip banget grafisnya seperti itu. Namun agak di sayangkan untuk 3D tidak semenarik 2Dnya. Tapi (lagi cukup lucu juga, musuhnya jadi selembar semua kaek kertas.

Dalam game ini kamu bisa main sebagai Mario, Prince Peach, Browser atau Luigi. Semuanya punya keahlian dan kelemahan masing-masing. Jalan cerita, wah nggak usah diragukan lagi menarik, lucu dan penuh humor tersembunyi. Plotnya yang agak mudah ketebak tapi tetap menyenangkan. Tapi agak ribet juga terlalu banyak dialog tanpa voice over. Palingan cuman suara sederhana seperti woanya Mario dan sebagainya.

Teka-teki sebenarnya sangat mudah dan bosnya pun sebenarnya tidak sulit untuk di taklukan, hanya saja perlu kesabaran dan ketekunan.

Nah setelah Super Paper Mario selesai, aku berencana menyelesaikan Wario Smooth Moves yang ternyata tinggal mengunlock 1 stage lagi tapi susah sekali, karena harus menyelesaikan semua microgames yang ada.

Well, hanya itu yang aku bisa ceritakan, lumayan panjang sih tapi sehbis entry ini ada lanjutannya juga.

Showing 111 - 115 of 229 Articles
OMG, gilak udah banyak juga yach hasil postinganku, kira-kira bisa jadi buku gak?