Your Login Details


Blogosphare

Sate Jakarta

By DwAN on 27-Aug-07 17:21. Comments (0)
Tags:

Hari ini tidak seperti biasanya aku bangun pagi, walaupun bangut sangat pagi aku tetap tiduran di kamarku menunggu adzan subuh datang. Ntah kenapa badanku terasa pegal-pegal, mungkin karena semalaman aku menahan pipis. Akhirnya aku beranjak keluar dari kamar mandi ku untuk buang air kecil. Tak kusangka perasaan kantung masih merajai diriku, akhirnya kau menyerah dan betul-betul berbaring lagi di kasurku. 

Beberapa menit kemuadian adzan menyaut dan akhirnya aku menurunkan tahta kantuk dan bergegas ke kamar mandi lagi untuk cuci muka lalu wudhu lalu sholat subuh dan lalu nonton film kartun.

Hari ini tidak seperti biasanya, karena hari ini adalah hari pertama aku kuliah lagi. Kuliah malam di UI. Aku-pun bermain DS-ku sebentar lalu diikuti dengan sarapan pagi. Tidak seperti biasanya lagi aku mandi sebelum jam 7 pagi.

Akhirnya aku selesai bersiap-siap kekantor sekitar jam 7.15, seperti yang aku ketahui jam di rumahku lebih cepat 15 menit dari jam semestinya, makanya aku kegirangan karena pasti aku datang pagi kekantor.

Hari ini aku agak bermalas-malasan kekantor dengan menaiki bus umum, biasanya sih aku lebih bermalas-malasan lagi dengan menaiki sepedaku tapi karena hari ini aku kuliah aku tidak bisa naik sepedahku.

Ternyata semakin pagi udara di Jakarta semakin segar, baru saja aku keluar dari jalan masuk rumahku sudah banyak kendaraan bermotor yang lalu lalang yang menambah segar udara hari ini. Tak henti-hentinya aku melihat motor yang tertib kebut-kebutan di jalan yang sempit, dan tidak lupa pula klakson yang bersautan yang lebih merdu kicauan burung. Aku bersyukur burung-burung itu sudah tidak berkicau lagi.

Beberapa saat kemudian bus 609 yang akan aku naiki terlihat juga. Asik ternyata penuh jadinya ku bisa santai berdiri. Tapi aku heran ada juga orang yang sepertinya menyerobot untuk duduk, padahalkan lebih nyaman berdiri.

Beberapa menit kemudian bus yang ku naiki tiba di jalan yang besar, udara semakin bertambah segar, jika ku lihat dari kejauhan suasanyanya sangat menyenagkan, tampak kabut putih dan hitam menyelimuti kota Jakarta, tidak pernah aku lihat suasana Jakarta sesejuk ini. Tidak seperti kalau sedang lebaran dimana kendaraan sangat jalan berkeliaran sehingga udara jahat O-2 berkeliaran.

Tidak lupa juga wewangian dari asap rokok bertebaran dimana-mana bikin dadaku tambah lega. Aku kira dengan datang ke kantor pagi-pagi udarakan terasa menyesakkan namun sebaliknya udara nampak sejuk menyenagkan, di tambah ternyata semakin pagi kendaraan yang berkeliaran semakin banyak, menambah kandungan CO-2 di udara yang baik untuk tubuh kita.

 

 

Fixes

By DwAN on 11-Aug-07 00:04. Comments (249)
Tags:

Rabu kemarin aku libur kerja karena hari itu ada PilKaDa, tentu saja aku ikut memilih karena aku punya kandidat yang aku suka. Sayang kandidat-ku di prediksikan tidak menang (ketauan deh milih siapa).

Malam hari selasa dan rabu pagi (tengah malam maksudnya) ada even menarik terjadi di Cupertino tempat Head Office-nya Apple, hari itu (tanggal 7 di USA) adalah hari yang kutunggu dimana seperti telah diperkirakan oleh blog-blog tekhnologi luar bahwa Apple mengeluarkan desain baru untuk iMac.

Seperti yang semua tau, aku berencana membeli iMac 20 inch setelah Leopard keluar. Semalaman itu aku pantengin blog engadget yang memuat live blog acara itu.

Tak henti-hentinya kau memencet refresh di Wii-ku (aku browsing pakai Opera di Wii) hingga tiba saatnya muncul foto iMac baru. Kesan pertamaku desainnya kok masih sama cuma beda warna. Warnanya perpaduan alumunium dan hitam, sepertinya aku masih suka iMac putih itu . Aku sangka layarnya borderless ternyata setelah dihidupin ada borde hitam di sisi layar.

Selain itu bedanya dengan iMac lama spec-nya yang lebih cihuy dikit, sama lebih slim lagi. Ada juga peluncuran keyboard baru Apple yang lebih tipis dan lain-lain.

Tapi setelah beberapa hari melihat gambar iMac yang baru ternyata lumayan juga warnanya.

Satu hari berlalu, sampailah di hari kamis. Ada sesuatu mengganjal dalam hidupku. Kenapa yah DS-ku susah banget konek ke internet, apalagi masuk ke Nintendo WiFi. Semenjak dari pertama beli aku sudah kewalahan mengkonek DSku ke Nintendo WiFi, guna main Mario Kart DS online (Habis kalau main lawan AI menag melulu).

Akhirnya kemarin sore aku memutuskan browsing mengenai Wireless Routerku, aku menggunakan Linksys WRT54GC. Ternyata aku menemukan info di website Nintendonya sendiri kalau router ku kurang kompatible dengan DS-ku. Ada beberapa merubah setting-an router-ku agar bekerja dengan DS-ku.

Lalu aku menemukan di blog lain, hanya merubah satu settingan (kalau gak salah transfer-rate menjadi 54 MB) menyelesaikan masalah. Bahkan WEP yang tadinya tidak bisa jadi bisa, dan koneksi lancar selancar-lancarnya. Main game onlinenya juga tidak nge-lag (mungkin karena data yang dikirimkan dikir). Tapi aku perhatikan lawan-lawanku suka melompat maju mundur, mungkin ini lag yang tidak terasa.

Wii keep update

By DwAN on 08-Aug-07 06:26. Comments (0)
Tags:

Malam ini sewktu ngetest koneksi wifi ds-ku di rumah, aku mengubas settingan access pointku agar tidak usah pakai security tapi hanya menerima suatu mac address. Lalu aku teringat Wii-ku, nampaknya perlu disetting ulang koneksi wifinya. Saat mengetest koneksi dengan mendownload update software Wii kok agak lama yah, ternyata ada update baru.

Sambil aku menunggu update selesai didownload aku ngetest wifi DS dengan main Mario Kart DS online. Bo, ternyata login ke Nintendonya lama juga, tapi kalau pas lagi main nggak nge-lag.

Beberapa menit kemudian update Wii selesai didownload. Perubahannya ada jam di bawah terus versinya jadi 3.0U selain itu gak nampak perubahannya. Selesai.

Heboh dua kali

By DwAN on 07-Aug-07 21:49. Comments (0)
Tags:

Dari aku tidak lagi nulis blog ini selama hampir sebulan sampai kejadian-kejadian heboh tidak penting terjadi selama ini. Semuanya perlu di tulis biar nggak lupa.

Di mulai dari yang terdekat. Kamis lalu entah kenapa tiba-tiba aku menginginkan untuk membeli Nintendo DS Lite, pikirku nanti kalau aku jadi kuliah di UI Salemba dimana perjalanannya lama kaeknya seru juga kalau aku punya sesuatu untuk dimainkan.

Lalu karena sabtu nanti (sabtu kemaren) akan ada arisan di lapangan futsal di mana aku gak ikutan futsal kaeknya seru juga kalau punya sesuatu yang dimainkan.

Hari jum'atnya aku bertekat untuk membeli lewat xtreme-spot.com, walau cuman beda 50 kulit kerang dari Dynamic Games tapi lumayan gak perlu pergi-pergi. Tapi balasan email yang aku kirimkan baru tiba sorenya, padahal aku mau hari itu juga DS-nya samapai. Sayang sekali, padahal walaupun beda 50 kulit kerang tapi aku bakal dapat tas seharga 100 kulit kerang sebagai bonus, tapi tidak apalah. Jadinya aku malah pesan Mario Strikers Charged (walaupun duitnya belum di transfer).

Lalu sabtunya aku berangkat ke Glodok ke Dynamic Games. Rencananya berangkat sembilan biar selesai sebelum jam 12 eh malah molor jadi jam 11 dan akhirnya selesainya jam satu. Ternyata di sananya lama juga soalnya pake ngopi file sama ngetest dsnya.

Aku beli paket lenkap plus R4 dan microSD 1 GB terus nambah screen protection (yang ternyata sangat penting kalau kamu punya DS biar touchscreennya terlindungi) seharga 1.725 kulit kerang. Aku belum beli game ori sama sekali untuk DS-ku jadinya mengandalkan game pemberian toko itu ;)).

Seharusnya aku nebeng Adit ke arisannya tapi tak di kira, TransJakartanya ngantrinya ajegile. Pas turun di Harmoni gila bener full sama orang untuk gak jadi nebeng sehingga aku naik TiJe koridor satu lagi yang gak terlalu ngantri terus di lanjutkan dengan naik taksi. Pak taksinya marah-marah karena jalannya macet dan tadi gak jadi lewat tol. Aku pura-pura tidak peduli dan terus memainkan DS-ku selama di perjalanan.

Nah, sehabis beli DS tabunganku jadi berkurang drastis, mana musti bayar uang kuliah pertama lagi sebesar 13.200 kulit kerang. Wah dapet kulit kerang dari mana yah, akhirnya aku mencoba debt collector terus minta dibayar di muka dan macem-macem ;)) walaupun belum ada hasil. Tapi kita lihat saja apa aku bisa, tinggal 7 hari lagi untuk ngebayar padahal.

Akibat banyak main game, proyek Elex-ku seperti agak terbengkalai. Progressnya berjalan lambat padahal aku berencana menyelesaikan secepat mungkin. Sepertinya besok aku harus giat mengejakannya, apa lagi besok libur Pilkada Jakarta. Wuehehe, aku nyoblos 2 kali sepertinya karena mewakili Bapak, terus mba' Lini ngewakilin ibu.

Ngomomng2 soal libur 2 minggu belakangan ini aku sakit-sakitan melulu, penyebabnya pusing dan amandel. Dan akhirnya aku tau yang menyebabkan pusing-pusing, bau kamper di laci meja kerjaku yang sepertinya ampuh mengusir tikus tapi harumnya malah bikin pusing-pusing terus. Tapi sekarang kaeknya sudah terbiasa dengan baunya. Tapi selain bau itu main Mario Strikers Charged (hasil download) juga ternyta bikin mual2 (seperti yang sudah di peringatkan Nintendo kebanyakan main Wii bisa bikin mual2) tapi tetep aja aku terusin.

Soal game, ternyata game Nintendogs untuk DS itu keren banget, kaek tamagochi tapi lebih bagus interfacenya. Kamila suka banget, sampe kalau aku lagi main selalu di rebut. Mba' Lini juga nampak suka. Gamenya gak ribet-ribet cuman miara anjing tapi ntas kenapa itu bisa menarik.

Terus mendadak aku jadi pemerhati homebrew (aplikasi buatan sendiri) untuk DS, mulai mencari-cari artikel. Terus nemu banyak banget aplikasi yang berguna, samapai Linux-pun ada untuk DS. Gila keren banget tuh DS, terus aku nemu aplikasi buat nyatet-nyatet lengkap dengan handwritingnya, aplikasi semacam PDA dan banyak lagi.

Udah dulu, udah kepanjangan.

Funky Saturn and Moon day

By DwAN on 13-Jul-07 04:04. Comments (0)
Tags:

Lah, kok telat lagi sih ngeblognya padahal ada kejadian seru di dua hari itu. Seperti biasa aku malas menulisnya karen abutuh ketekunan luar biasa untuk menceritakan kembali kejadian seru itu.

Aku mulai dari hari sabtu, hari itu sedari pagi aku sudah bangun karena hari itu aku ada ujian saringan masuk untuk kuliah S2 di UI. AKu berangkat jam 7 pagi dan sampai di tempat ujian (Falkutas Hukum UI Depok) jam 8 pagi. Cepat juga, mengingat Depok itu sangat jauh. Mungkin karen amasih pagi dan aku naik taksi. Soal taksinya dari srengseng ke Depok tidak mahal-mahal amt, cuma sekitar 50 kulit kerang.

Hal pertama yang aku pikir ketika sampai di tempat ujian dan melihat orang-orang yang ada "Man, sepertinya aku mengenakan baju paling casual diantara semua yang ada. Dan lagian kok banyak banget bapak2 dan ibu2. Mana cewe2 cantik yang aku cari :P".

Well ujian hari pertama ternyata rada susah walaupun cuman aptitude test sama bahasa Inggris dan aku sempet kewalahan di bahasa Inggrisnya. Setelah selesai ujian tepatnya beberapa abad kemudian, aku pulang kerumah. Waduh jalan kedepannya jauh sekali dan aku sempat berfikir untuk menunggu angkutan yang muter-muter di UI, tapi kok lama. Walhasil aku berjalan saja ke arah stasiun kereta. Aku sudah berniat menaiki kereta tapi kok aku takut nyasar dan karcis kereta yang bagus sepertinya sudah habis.

Aku lalu dengan santainya naik ojek ke arah depan. Aku berfikir untuk naik taksi lagi, tapi seblum aku naik taksi terlihat Patas AC arah ke tanah abang lalu tanpa berfikir panjang aku menaikiny.

Jreng-jreng, rencananya aku mau kekantor dulu untuk ngeburn Mario Strikers Charged yang telah berhasil aku download dan burn-an hari sebelumnya tidak berjalan di WIi ku.

Tapi ternyata lama sekali nyampenya itu Patas, mana lewat jalan yang aku tidak tahu lagi. Mana di tengah jalan itu bus sempet nyerempet motor lagi, untung pengendara motornya baik-baik saja, tapi motornya acur. Salah motornya sih kenapa tiba-tiba berhenti di depan bus saat lampu hijau.

Lalu berabad-abad kemudian akhirnya aku smapi dan turun di Komdak depan Plaza Semanggi, dari situ aku naik taksi ke kantor (sesuatu yang tidak perlu). Sampai di kantor, aku seharusnya beli DVD kosong tapi apa mau dikata toko komputer dekat kantorku tutup. Aku sempat masuk warent di belakannya sih, yang ku kira masih buka karena banyak orang mengrumbul di dalam yang ternyata sedang rapat itern. AKu keluar dari warnet itu dengan perasaan agak malu.

Karena tidak berhasil menemukan DVD kosong, akhirnya aku memutuskan untuk pulanga saja.

Sehabis pulang ujian, bukannya belajar aku main Rayman Raving Rabbids sampai malam.

Minggu aku hampir telat bangun dan berangkat ke UI Depok jam setengah delapan, kali ini tempat ujiannya di falkutas ilmu komputer UI. Hari ini aku tidak mendapat taksi tarif lama yang aku suka tapi harus tau jalan agar tidak dikibulin (Taksi Express), akhirnya takut nunggu kelamaan aku menyetop taksi yang bisa di percaya kalau lagi cari alamat (Taksi Blue Bird).

Bedanya nggak banyak sekitar 20 kulit kerang, tapi lumayan juga bisa untuk pulangnya.

Hari kedua siasana lebih aneh lagi, dengan koridor gedung yang gelap dan sumpek tak lupa di penuhi manusia-manusia. Tapi ruangan ujiannya dingin akibat aku duduk dekat AC. Ujian hari kedua di seperti yang sudah di duga tidak terlalu susah, kalau ingat semua pelajaran di semester satu pasti bisa cepat ngerjainnya.

AKu pun berusaha mengerjakan dengan cepat selain biar bisa pulang cepat dan bisa sekalian menghadiri resepsi pernikahan Yudhi dan Ayu.

Kemaren aku berencana untuk beli sepatu dan ikat pinggan untuk di pakai di resepsi pernikahan mereka karena minggu kemarin aku sudah membeli kemeja hitam dan sai putih (kaek cewk aja musti pakai baju baru). Rencananya kau akan menggunakan celana dan baju putih lalu dasi, sepatu dan ikat pingang putih. Damn, do I look like a sissy, tapi bodo' amat aku membutuhkan kostum yang ngejreng agar bisa jadi bahan pembicaaraan lagi :P (seperti waktu di nikahan Teguh dan Yesi).

Aku sudah berencana untuk ke Tamini Square yang letaknya semestinya dekat dengan gedung resepsinya yaitu di Gedung Wayang apa gitu. Aku sekeluar dari gedung harus berjalan ke arah falkutas hukum yang berada di depannya untuk mencari ojek, untuk ada ojek yang lewat.

Aku langsung melaju karah halte di depan UI dan seketik naik taksi menuju Taman Mini. Man ternyata macet di Taman Mini, tapi ini baru jam satu siang dan resepsinya selsai jam dua siang dan semestinya aku bisa belanja dengan cepat.

Wll, aku salah pehitungan aku terlalu lama mencari-cari dan mencoba-coba sepatu dan akhirnya aku beli sepatu kets sama seperti sapatuku sekarang cuman dengan warna putih aja.

Dan aku tidak menemukan ikat pingang putih tapi aku menemukan ikat pinggang warna kream merek Hush Puppies, dan jam dua sudah lewat aku langsung mencari kamar mandi untuk ganti baju, tapi ternyata lama juga, selain ikat pinggang yang ternyata lebar sekali sehingga susah masuk celana, sepatunya sebelah masih belum di ikat.

Beberapa tahun kemudian akhirnya ku selesai ganti baju, lumayan ngejreng juga penampilan ku. Aku bergegad mencari ATM untuk ambil uang, allau keluar dan menunggu taksi untuk ke tempat resepsi, pikirku aku bisa pakai dari di taksi, karena malu pakai dasi di mall. Tapi taksinya lama gitu dan akhinya anemu taksi kosong tapi aku di suruh turun karena ternyata gedung pewayangannya sudah dekat. Bukannya ku mencari ojek agar lebih cepat, aku berjalan kaki ke arah yang aku harap benar, yaitu ke arah mesjid At-Tin.

Beberapa pulih tahun kemudiaan aku melihat gedung pewayangan dekat mesjid At-Tin, dan aku kira mesjidAt-Tin itu gedung pewayangannya, karena ada resepsi pernikahan juga di situ. AKu sempat masuk dan clinga-clingu di situ, tapi ternyata seperti perkiraanku ini bukan resepsinya.

Aku pun menelepon Adit lalau Re yang ternyata mereka sudah pulang, (sebenarnya waktu nelpon itu sudah jam setengah tiga). AKu lalu di kasih tau kalau ternyata gedungnya masih di belakang sana.

Dengan berjalan kaki lagi aku ke arah belakang, dan mencoba celingak-celinguk siapa tau Yudhi atau Ayu masih ada, ternyata aku tidak beruntung. Mantennya sudah tidak ada.

AKu pun keluar dan karena jalan masuknya sangat jauh aku mencoba menelpon taksi Blue Bird.

Sialnya pulsaku habis ditengah menelepon. Akhirnya aku berjalan keluar dan mampir sebentar di pedagang kaki lima untuk beli minum. Eh ternyata ada angkot lewat jalan sepi ini. Akupun menaiki angkot itu. Aku tidak bertanya kemana angkot ini berjalan dan hanya duduk didalam. Di pertengahan jalan ada tukang pijit nyebarin selebaran. Aku dipijit-pijit kakiku. Lalu dia tiba-tiba turun di pintu masuk TMII. Tak lama ada bapak-bapak bilang, hati-hati biasanya orang seperti itu pencopet, lalu aku disuruh mencek hp dan dompetku. Dompet masih ada dan hp "sepertinya" masih di kantong. Sempat ada orang yang menyetop angkotnya karena mengira aku kehilangan sesuatu dan suruh mengejar orang tadi. tapi aku bilang tidak ada yang hilang dan akhirnya angkot berjalan kembali.

Ternyata angkot berhenti di kampung rambutan, akupun turun di situ, sebelum turun aku memeriksa kantongku, sepertinya hpku sudah hilang, tapi aku sama sekali tidak khawatir. Ketika turun aku langsung diteriaki kenek tanggerang kebon jeruk. Aku berencana menaiki TransJakarta seara ada jalurnya di situ. Tapi Mungkin seruaan naik patas cuman sekali ke Kebon Jeruk lagi, akupun bertanya Kebon Jeruk mana dan dijawab RCTI lalu aku masuk kedalam.

Di dalam aku mengecek HP ku lagi siapa tau ada di tas, ternyata tidak ada. Sepertinya hp itu kalau tidak jatuh di tukang kaki lima, dalam mikrolet atu benar di copet tukang pijit itu. Tapi aku memilih skenario jatuh di mikrolet, karena aku benar-benar tidak ingin berburuk sangka. Well, hp hilang saja aku tidak panik, lagian buat apa panik. Aku pun duduk dlaam patas dengan hati lega. Beberapa musim kemudian aku samapai di pintu tol KEbon Jeruk dan hampir gak bisa turun karena pintu tidak di buka. Tapi akhirnya bisa turun dan beberapa abad kemudian akhirnya sampai di rumah.

Showing 106 - 110 of 229 Articles
OMG, gilak udah banyak juga yach hasil postinganku, kira-kira bisa jadi buku gak?